Update: Jumat, 22 Mei 2026

TGRA

PT. Terregra Asia Energy Tbk.

Rp 27
0.00%
Volume
0 lot
MA 5
27
MA 20
27
RSI
100.00
High
-
Low
-

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Sideways
Volatility (Avg)
0.00%
Support (10d)
0
Resistance (10d)
0
Volume Trend (10d)
+0.0%
Score
5
Win Rate (30d)
0 %
P/L (30d)
0.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bearish RSI: Overbought (100.0) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)
Analisa teknikal tidak tersedia untuk saham ini, beberapa data tidak valid. Saham mungkin sedang suspend.
TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Nison's Gap Pattern: Tiga Jenis Gap Tambahan yang Jarang Dibahas

Dalam analisis teknikal candlestick, Steve Nison adalah tokoh yang memperkenalkan seni membaca candlestick Jepang ke dunia Barat. Salah satu kontribusinya yang paling penting adalah klasifikasi tentang gap (celah harga). Selain tiga jenis gap utama yang dikenal secara luas—Breakaway Gap, Runaway Gap, dan Exhaustion Gap—Nison juga mengidentifikasi beberapa pola gap tambahan yang memiliki karakteristik dan implikasi tersendiri. Artikel ini akan membahas tiga jenis gap tambahan dari perspektif Steve Nison: Side-by-Side Gap, Up Gap Tasuki, dan Down Gap Tasuki. Ketiga pola ini sering luput dari perhatian trader pemula, padahal dapat menjadi sinyal yang sangat berguna untuk mengonfirmasi tren atau mengidentifikasi potensi pembalikan. Mengapa Gap Itu Penting? Sebelum membahas ketiga pola tambahan, mari kita pahami mengapa gap begitu penting dalam analisis candlestick. Gap terjadi ketika harga pembukaan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengenal TMA (Triangular Moving Average): Rata-rata Bergerak yang Paling Halus
  2. Backlog: Detak Jantung Perusahaan Infrastruktur
  3. Book Building dan Masa Penawaran IPO: Cara Menentukan Harga Saham Perdana
  4. Mengelola Psikologi saat Saham Turun setelah Beli: Jangan Panik, Lakukan Ini!
  5. Expense Ratio: Pembunuh Senyap Profitabilitas Asuransi
  6. Mengenal Pola Bullish Pennant dalam Analisis Teknikal Saham
  7. Loss Aversion: Mengapa Cut Loss Terasa Lebih Sulit daripada Membeli
  8. Anchoring Bias: Bahaya Terpaku pada Harga Beli atau Harga Tertinggi
  9. Hook Reversal: Pola Sederhana yang Bisa Selamatkan Anda dari Jeratan Tren
  10. Dua Wajah Riset: Membandingkan Kapitalisasi vs Beban Langsung R&D dalam Analisis Saham

TradingView Chart - TGRA