* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.
Rasio Price to Sales (P/S): Penyelamat Saat Perusahaan Rugi
Apa yang terjadi ketika sebuah perusahaan sedang merugi? PER (Price to Earnings Ratio) menjadi tidak terdefinisi atau negatif. EV/EBITDA pun bisa ikut negatif jika EBITDA-nya juga merah. Lalu bagaimana cara menilai apakah saham perusahaan yang sedang rugi itu masih layak diperhatikan atau sudah sebaiknya dihindari? Di sinilah Price to Sales (P/S) hadir sebagai solusi. Apa Itu Price to Sales (P/S)? Price to Sales (P/S) adalah rasio yang membandingkan harga saham dengan pendapatan (penjualan) perusahaan. Sederhananya, P/S menjawab pertanyaan: "Berapa rupiah investor bersedia membayar untuk setiap satu rupiah pendapatan perusahaan?" Rumus P/S: P/S = Harga Saham / Pendapatan per Saham Atau secara total: P/S = Kapitalisasi Pasar / Total Pendapatan (Penjualan) Contoh Sederhana: Perusahaan A (sedang untung): Harga saham = Rp2.000 Pendapatan per saham = Rp500...