Update: Senin, 5 Oktober 2026

TLKM

PT. Telkom Indonesia (Persero) Tbk.

Rp 2.290
+1.78%
Volume
1.082.723 lot
MA 5
2.290
MA 20
2.490
RSI
8.16
High
2.300
Low
2.250
Nilai
35/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.13%
Support (10d)
2.200
Resistance (10d)
2.540
Volume Trend (10d)
+43.6%
Score
35
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
-12.60 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (8.2) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -317.039 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham TLKM saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 8.2, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.13%. Area support terdekat berada di sekitar Rp2.200, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp2.540.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 2.090 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rasio Price to NCAV: Strategi Klasik Mencari Net-Net Stock dalam Valuasi Saham

Di tengah hiruk-pikuk analisis teknikal, rasio PER, dan PBV, ada satu metode valuasi yang tergolong "kuno" namun terbukti tangguh dalam kondisi pasar tertentu. Metode ini dikenal dengan nama Net-Net Stock atau pendekatan Price to NCAV (Net Current Asset Value). Bagi investor yang menyukai pendekatan deep value (nilai ekstrem), strategi ini seperti memburu barang diskon besar-besaran di pasar saham. Apa Itu NCAV? NCAV adalah singkatan dari Net Current Asset Value atau Nilai Aset Lancar Bersih. Konsep ini pertama kali dipopulerkan oleh legenda investasi Benjamin Graham, yang juga dikenal sebagai ayah dari value investing dan mentor Warren Buffett. Rumus sederhana NCAV adalah: NCAV = Aset Lancar – Total Kewajiban Dengan kata lain, NCAV menghitung berapa nilai yang tersisa jika perusahaan melikuidasi semua aset lancarnya (kas, piutang, persediaan)...

Artikel menarik lainnya:

  1. Margin Trading: Kelebihan dan Bahaya yang Wajib Diketahui Investor
  2. EV/EBITDA: Alternatif PER untuk Perusahaan dengan Utang Besar
  3. The 2B Pattern: Pola False Breakout Reversal dari Joe Ross
  4. Regret Aversion: Ketika Ketakutan Akan Penyesalan Melumpuhkan Keputusan Investasi Anda
  5. The Pinocchio Bar: Sumbu Panjang yang Berbohong dan Menjadi Sinyal Reversal
  6. Graph Anosognosia: Ketika Trader Tidak Tahu Bahwa Mereka Tidak Tahu
  7. Mengenal RSI: Overbought, Oversold, Divergence, Hidden Divergence, dan Support/Resistance pada RSI
  8. Multi-Factor Portfolio ala Cliff Asness: Menggabungkan Kekuatan Faktor untuk Kinerja Superior
  9. Mengenal Pola Tweezer Top: Sinyal Pembalik Harga yang Harus Diketahui Trader Saham
  10. Shark: Hiu yang Memburu Titik Pembalikan dengan Presisi Tinggi

TradingView Chart - TLKM