Update: Jumat, 10 Juli 2026

TLKM

PT. Telkom Indonesia (Persero) Tbk.

Rp 2.480
-1.20%
Volume
1.290.338 lot
MA 5
2.492
MA 20
2.564
RSI
46.94
High
2.500
Low
2.440
Nilai
15/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
3.18%
Support (10d)
2.350
Resistance (10d)
2.540
Volume Trend (10d)
-38.7%
Score
15
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
-19.74 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (46.9)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -90.436 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham TLKM saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 46.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.18%. Area support terdekat berada di sekitar Rp2.350, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp2.540.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 15 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 2.233 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

All Weather Portfolio: Solusi Investasi Sepanjang Musim untuk Investor Pasif

Dalam dunia investasi, ada satu pertanyaan yang selalu menghantui setiap investor: "Apa yang akan terjadi pada portofolio saya jika esok hari terjadi krisis?" Tidak ada yang bisa memprediksi masa depan. Suku bunga bisa naik tiba-tiba. Inflasi bisa melonjak. Pasar saham bisa ambruk. Atau sebaliknya, ekonomi bisa tumbuh luar biasa. Lantas, apakah ada strategi investasi yang mampu bertahan dalam segala kondisi cuaca pasar? Jawabannya ada, dan strategi itu bernama All Weather Portfolio. Apa Itu All Weather Portfolio? All Weather Portfolio adalah strategi investasi yang diciptakan oleh Ray Dalio, pendiri hedge fund terbesar dunia, Bridgewater Associates. Dalio mengembangkan strategi ini berdasarkan prinsip sederhana: jangan mencoba memprediksi masa depan, tetapi bangun portofolio yang bisa bertahan dalam semua lingkungan ekonomi. Dalio mengidentifikasi empat lingkungan ekonomi utama yang memengaruhi kinerja...

Artikel menarik lainnya:

  1. Psikologi Saham: Fear of Missing Out (FOMO) – Ketika Emosi Mengalahkan Logika
  2. Ending Volume: Volume Mengecil di Akhir Tren sebagai Tanda Kelelahan
  3. Dividen dalam Bentuk Lembar Saham: Memahami Rasio Distribusi Saham Bonus
  4. Rising Broadening Wedge: Pola Ekspansi di Puncak yang Berakhir Bearish
  5. Matching Low: Dua Candlestik dengan Harga Penutupan yang Sama di Level Rendah
  6. Mengenal Kelas Saham: Perbedaan Blue Chip, Second Liner, dan Gorengan
  7. Net Current Asset Value (NCAV): Strategi "Saham Murni" ala Benjamin Graham
  8. Volume Profile – Membaca Peta Volume di Setiap Level Harga
  9. Psikologi Menerima Kerugian sebagai Biaya Belajar: Mengubah Luka Men Menjadi Pelajaran Berharga
  10. Metode Equal Weight: Strategi Sederhana untuk Pemula dalam Alokasi Saham

TradingView Chart - TLKM